Teori leverage, lebih jarang juga hipotesis leverage

Mencoba menjelaskan fakta yang dapat dipastikan secara empiris bahwa – peningkatan volatilitas di pasar saham disertai dengan penurunan harga saham, dan bahwa – harga saham naik ketika volatilitas turun. – Dasar pemikirannya terlihat pada fakta bahwa ketika nilai perusahaan turun, persentase ekuitas turun dan dengan demikian leverage naik. Hal ini pada gilirannya mengakibatkan banyak investor membuang saham yang bersangkutan; volatilitas meningkat. Peningkatan volatilitas akan menyebabkan bank menyesuaikan kondisi pinjaman mereka, yaitu meningkatkan suku bunga untuk pinjaman selanjutnya. – Tentu saja, alasan lain, seperti perputaran ekspektasi umum atau industri tertentu, juga bisa menjadi penyebab interaksi yang dijelaskan. – Lihat Volatilitas Pasar Ekuitas, Valuasi, Deleveraging, Efek Domino, Stres Pasar Keuangan, Sentimen, Rasio Harga terhadap Arus Kas, Cakupan Margin, Rasio Sharpe, Varian, Volatilitas.

Perhatian: Ensiklopedi keuangan dilindungi oleh hak cipta dan hanya boleh digunakan untuk tujuan pribadi tanpa persetujuan tertulis!
Profesor Universitas Dr. Gerhard Merk, Dipl.rer.pol., Dipl.rer.oec.
Profesor Dr. Eckehard Krah, Dipl.rer.pol.
Alamat email: info@jung-stilling-gesellschaft.de
https://de.wikipedia.org/wiki/Gerhard_Ernst_Merk
https://www.jung-stilling-gesellschaft.de/merk/
https://www.gerhardmerk.de/

Comments

So empty here ... leave a comment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sidebar